HEADLINE NEWS

Senin, 13 Juni 2011

Suami Ditelpon Selingkuhan, Istri Malah Dihajar

Makassar: Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) semakin meningkat di Makassar. Yang menjadi korban kali ini adalah Jumriati (34), warga Jl Hadji Kalla, Campagayya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Perempuan ini dihajar sendiri oleh suaminya, Makkasau Daeng Talli, di depan swalayan Top Mode Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (12/6/2011). Penyebabnya, korban cemburu pada pelaku yang ditelepon seorang wanita yang mengaku pacar suaminya itu.

Akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka di sekujur tubuhnya setelah diseret pelaku di halaman parkir swalayan tersebut. Korban lalu melaporkan kasus ini ke Polsekta Tamalanrea.

Kejadian ini bermula saat korban dan pelaku datang berbelanja di swalayan tersebut. Telepon genggam pelaku dipegang oleh korban.

Seorang wanita kemudian menelepon pelaku dan menanyakan keberadaannya. Korban kemudian menanyakan identitas wanita yang menelepon itu. Wanita itu kemudian balik bertanya dan pelaku marah.

Wanita itu kemudian mengaku pacar pelaku. Akibatnya pelaku marah dan merampas telepon genggam tersebut dari tangan korban. Adu mulut kemudian terjadi hingga berakhir dengan penganiayaan.

"Wanita itu menelepon dan menanyakan suami saya. Saya kemudian bertanya, siapakah dia sebenarnya. Kok orang yang sudah ada istrinya kemudian diganggu. Suami saya kemudian marah sama saya dan menganiaya saya," kata korban saat melaporkan kasus ini ke polisi.

Sejumlah warga yang menyaksikan penganiayaan ini kemudian berusaha menenangkan aksi pelaku. Penganiayaan ini sempat menjadi tontonan warga.

Korban kemudian menjalani visum di rumah sakit untuk mengidentifikasi luka penganiyaan. Korban mengaku sangat sakit hati kepada pelaku dan juga mengaku tak rela suaminya direbut orang lain.